بِقَدْرِ الْكَدِّ تُكْتَسَبُ الْمَعَالِى

Beranda » apah bae » Teringat Puisi Gus Mus Berjudul “Negeri Haha-Hihi”

Teringat Puisi Gus Mus Berjudul “Negeri Haha-Hihi”

Menulislah dan rasakan berkahnya

bhayusulis.guru-indonesia.net

Blog GeSchool

Membaca berita-berita yang marak akhir-akhir ini banyak yang menggelikan, haru, sedih, namun tak tertutup kemungkinan juga lucu bila disimak. Mengingatkan saya akan puisinya Gus Mus yang memiliki nama asli KH. Musthofa Bisri. Kyai yang nyentrik dengan puisi-puisinya ini pernah membacakan suatu puisi pada acara pembacaan puisi bersama penyair SITOK SRENGENGE (Depok) dan TIMUR SINAR SUPRABANA (Semarang) tahun 2011 silam di Gedung THOMAS AQUINAS UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG. Tajuk puisinya bertemakan “Membaca Indonesia”. Sudah lewat beberapa tahun puisi itu dibuat oleh Gus Mus dan dibacakan langsung namun rasanya hingga saat ini masih relevan dan kontekstual. Puisi tersebut berjudul “Negeri Haha-Hihi”. Berikut puisinya yang bisa mengocok perut juga.

Negeri Haha-Hihi

(KH. Musthofa Bisri)

Bukan karena banyaknya grup lawak maka negeriku selalu kocak.

Justru grup-grup lawak hanya mengganggu dan banyak yang bikin muak.

Negeriku lucu dan para pemimpinnya suka mengocok perut.

Banyak yang terus pamer kebodohan dengan keangkuhan yang menggelikan.

Banyak yang terus pamer keberanian dengan kebodohan yang mengharukan.

Banyak yang terus pamer kekerdilan dengan teriakan yang memilukan.

Banyak yang terus pamer kepengecutan dengan lagak yang memuakkan. Ha ha…

Pejuang keadilan jalannya miring

Penuntut keadilan kepalanya pusing

Hakim main mata dengan maling

Wakil rakyat baunya pesing. Hi hi …

Kalian jual janji-janji

untuk menebus kepentingan sendiri

Kalian hafal pepatah-petitih

untuk mengelabui mereka yang tertindih.

Pepatah-petitih, ha ha…

Anjing menggonggong kafilah berlalu

Sambil menggonggong kalian terus berlalu

Ha ha, hi hi……

Ada udang di balik batu

Otaknya udang kepalanya batu

Ha ha, hi hi……

Sekali dayung dua pulau terlampaui

Sekalu untung dua pulau terbeli

Ha ha, hi hi……

Gajah mati meninggalkan gading

Harimau mati meninggalkan belang

Kalian mati meninggalkan hutang

Ha ha, hi hi……

Hujan emas di negeri orang hujan batu di negeri sendiri

Lebih b aik yuk hujan-hujanan caci-maki

Ha ha, hi hi……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: