بِقَدْرِ الْكَدِّ تُكْتَسَبُ الْمَعَالِى

Blog Photo

My Kompasiana

My Edmodo

SILAHKAN DILIHAT

Blog Stats

  • 73,436 hits
Flag Counter

Arsip

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 2.874 pengikut lainnya

Tweetday

Murottal Jawa By Ulil

Seminar Motivasi Organisasi

Pelantikan Pengurus Daerah IGI Kabupaten Bekasi

Selamat berkarya dan semoga bisa bersinergi dengan guru-guru Bekasi. Saya atas nama PJS Ketum IGI (persiapan) Kab. Bekasi menyampaikan selamat kepada ketum terpilih Drs. H. Komarudin, MM sebagai Ketum IGI Kab. Bekasi

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi

pelantikan IGI Kab. BekasiSabtu, 17 September 2016 Ikatan Guru Indonesia daerah Bekasi menggelar pelantikan pengurus IGI Kabupaten Bekasi disertai dengan seminar pendidikan dengan tema “Profesionalisme Guru Dalam Menghadapi Tantangan Global” bertempat di Hotel Grand Cikarang-Jababeka. Pelantikan pengurus Kabupaten Bekasi merupakan keniscayaan yang harus dilaksanakan oleh teman-teman mengingat rekomendasi hasil Kongres II IGI mengharuskan daerah untuk membentuk pengurus tingkat kota atau kabupaten dan tidak lagi digabung.

Lihat pos aslinya 194 kata lagi

Education Sharing Session: 7 Jalan Revolusi Mental Pendidikan

P_20151208_160041 (960x1280)Sampoerna University melalui lembaga PSF-SDO (School Development Outreach) mewadahi para tenaga pendidik berkumpul, berbagi dan berjejaring. Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk saling menginspirasi, membuka perspektif segar melalui tindakan kreatif kolaboratif sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Salah satu kegiatannya yang bertajuk Education Sharing Session dilaksanakan di Ruangan Auditorium Kampus Sampoerna University di bilangan Pancoran Jakarta Selatan pada hari Selasa tanggal 8 Desember 2015. Tema yang diambil kali ini adalah “Pendidikan Nasional: Potensi Dan Tantangannya”. (lebih…)

Hari Guru: Simposium Guru Nasional 2015 Dan Peluncuran Buku Arief Rachman Guru

Simposium Guru 2015Jakarta, Selasa 24-11-2015 saya berkesempatan menghadiri Simposium Guru Nasional Tahun 2015 dalam rangka Puncak Hari Guru 2015 di Istora Senayan Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Presiden Jokowi dan tentunya Menteri Pendidikan Anies Baswedan. Acara yang dihelat selama dua hari ini sebelumnya diadakan simposium untuk guru-guru berprestasi yang telah mengirimkan karyanya untuk dilombakan dalam simposium tersebut. Setibanya di Istora Senayan agak telat karena macet, bersama rekan guru yang saya ajak dari sekolah tempat saya mengajar langsung menuju stand registrasi khusus undangan dari IGI (Ikatan Guru Indonesia). Sudah berkumpul kurang lebih (menurut pak menteri dalam sambutannya) sebanyak 12.500 guru dari perwakilan wilayah-wilayah di Indonesia. Bahkan beberapa diantara guru tidak bisa masuk karena sudah penuh namun panitia menyediakan tempat di luar gedung untuk menyaksikan di layar. (lebih…)

Berbagi Inspirasi Mabit Leadership Di SDIT Gema Nurani Kota Bekasi

Mabit LeadershipSabtu malam Minggu (14-11-2015) saya berkesempatan silaturahmi ke sekolah yang notabene tetangga dengan sekolah kami yaitu SDIT Gema Nurani. Sekolah yang sudah cukup lama berdiri di wilayah Pondok Ungu Permai ini mengadakan mabit dan leadership bagi siswa/siswi kelas 5 selama 2 hari. Sehari sebelumnya pak Namin menelpon saya untuk minta mengisi di sesi siswa/siwi dengan tema menjadi pelajar inspiratif serta muhasabah, sedangkan pak Namin memberikan sesi seminar parenting di hadapan para orang tua murid. (lebih…)

Prof. Dede Rosyada: “The Golden Period Of Indonesia”

Pendidikan Indonesia dari waktu ke waktu terus mengalami transformasi baik dari segi konsep maupun aplikasi. Seakan mengamini adagium bahwa kemajuan suatu bangsa terletak pada pendidikan. Negara-negara maju dan berkembang berbanding lurus dengan tingkat kwalitas pendidikannya. Belum lama pendidikan Indonesia mencanangkan kurikulum baru melalui Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) di bawah komando menteri M. Nuh. Meski berakhir dengan hasil penundaan ataupun pemberhentian sejatinya kurikulum tersebut bukan lahir tanpa analisa dan penelitian. (lebih…)

Tentang Gender Award: Menuju Semi Final Nominator Gender Award PSGPA UHAMKA

Present Semi Final Gnder Award UHAMKABismillaah wal hamdulillaah wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah….

Hari ini saya akan kembali berangkat ke kampus UHAMKA dalam rangka seleksi nominator Gender Award dari Pusat Studi Gender Dan Perlindungan Anak (PSGPA) Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. HAMKA (UHAMKA). Kemarin saya mendapatkan kabar bahwa saya lolos tahap selanjutnya yaitu semi final setelah sebelumnya para nominator (kategori) kepala sekolah sekitar 15 orang melakukan seleksi tahap 2. Pada seleksi tahap 2 beragendakan briefing, FGD (Focus Group Discussion), deskripsi diri, dan studi kasus. Menurut info dari panitia pada tahap semi final ini beragendakan FGD, studi kasus, dan presentasi tentang rencana aksi dan implementasi kesetaraan dan keadilan gender di sekolah sesuai tupoksi kepala sekolah. Dalam waktu 2 hari saya mempelajari lebih dalam tentang pengarusutamaan gender berikut analisis gender. Memang bukan hal yang asing bagi saya karena sejak kuliah sudah akrab dengan istilah gender ini namun tetap saja persiapan ini membutuhkan space waktu, tenaga dan pikiran yang cukup besar di samping tugas-tugas utama saya. (lebih…)

Dedi Dwitagama: Jangan Jadi Guru Yang Biasa Aja!

Buku Bukan Guru Biasa|Penulis: Imas Kurniasih , S.Pd.I

Buku Bukan Guru Biasa|Penulis: Imas Kurniasih , S.Pd.I

Sebelum saya nulis intisari dari judul di atas, saya mau ucapin terima kasih dulu buat pak Dedi Dwitagama yang lebih sering dan akrab saya panggil bang Dedi atau mister. Saya berterima kasih karena kemarin sudah nebeng di mobilnya dalam perjalanan pulang dari kampus UHAMKA Ciracas Jakarta Timur setelah kami sama-sama menghadiri acara Gender Awadrs Pusat Studi Gender & Perlindungan Anak (PSGPA) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA). Awalnya saya berangkat ke UHAMKA nebeng dengan Omjay dari SMP Labschool Rawamangun. Agar Omjay bisa langsung pulang via tol Jatibening ba’da maghrib maka saya bareng bang Dedi yang searah karena rumahnya di kawasan Jakarta Timur. (lebih…)